semester baru saja dimulai
teman baru dan suasana baru
hasil kocokan teman sebangku
aku duduk dengan seorang laki-laki
menyebalkan sekali dan aku tidak suka
begitu kasar dan arogan
ku rasa semua laki-laki seperti itu
bahkan yang sudah dewasa
ketika pelajaran dimulai
selalu saja bertengkar
padahal aku duduk di bangku paling depan
wali kelasku meminta seorang laki-laki lagi
yayaya aku duduk ber3 dengan 2 orang laki-laki itu
bertukar posisi aku berada di paling kiri
laki-laki yang di tunjuk oleh guruku itu berada di tengah
duduk diantara aku dan temanku sebelumnya
mereka sama-sama menyebalkan
semua laki-laki di bumi ini aku rasa begitu
tanpa kecuali
aku tak suka
namun hari demi hari aku rasa ada yang berbeda
dia tak semenyebalkan yang aku bayangkan
sebut saja R
cukup baik dan sebaik orangnya
aku selalu saja bercanda dan bergurau dengannya
dari awal pelajaran hingga pelajaran berakhir
aku senang bila dia selalu berada di dekatku
tapi aku sedih dan selalu mencarinya ketika dia tak ada
suatu hari aku bertengkar dengan temanku yang satu lagi
sebut saja P yang membuat aku takut
dia marah , sangat marah besar
entah apa yang membuatnya seperti itu
beruntung guruku melerainya dan memindahkannya
akhirnya aku hanya duduk berdua
tepat sekali, aku duduk dengan R
aku pun semakin semangat belajar
ketika pelajaran bahasa indonesia dimulai
di awal pelajaran aku sangat serius dan berkonsentrasi penuh
lalu tiba-tiba dia mengajakku bercanda
dia menyoret kerudungku dan akupun membalasnya
tersadar aku di perhatikan oleh guruku
"kalo mau pacaran nanti aja"
wajahku memerah dan dia pun juga
tak banyak kata aku diam termenung merasakan getaran ini
apakah aku menyukainya?
ya , tentu aku menyukainya
dia tampan, baik dan sangat ceria
aku suka itu walau ku rasa terlalu dini
ini adalah pertama kali aku menyukai seorang laki-laki
mungkin aku merasa terlalu dini untuk ini
haha karna aku baru duduk di bangku kelas 5 SD
memang terlalu berani untuk mengungkapkan aku suka
setiap detik, menit, jam, bahkan hari aku memikirkannya
hanya dia yang menjadi penyemangatku
penyemangat sekolah
dan penyemangat belajar
namun semuanya hilang
guruku meminta untuk rolling tempat duduk
aku tidak duduk dengannya lagi
dia duduk dengan temanku
jujur aku sangat kecewa
mengapa tidak denganku lagi
ketika aku melihat dia dengan temanku bercanda
hati ini terasa tak karuan
dia memang asik dan suka bercanda dengan siapapun
dia memang tampan dan disukai oleh siapapun
dia memang baik dan didekati oleh siapapun
dia memang pintar untuk mencuri semua perhatian siapapun
aku sudah tak semangat lagi belajar dan sekolah
hari itu aku memasuki kelas dengan wajah murung
aku menabrak orang, iya dia laki-laki
pas, aku menabrak R
hanya kata Sorry dan wajah buang muka yang aku berikan
dia hanya menatapku tajam penuh tanda tanya
aku langsung duduk dan menyender tak berdaya
bosan dan sangat malas
dari awal pelajaran hingga akhir tak ada yang ku pahami
semua seakan hanya sebagai nyanyian tanpa arti
mengapa semunya jadi begini
tidak seperti ketika aku dengannya
dua hari sudah dia absen
aku lebih merasa bosan dan sangat malas
mencarinya dan selalu memperhatikan bangkunya
berharap dia ada dan menatapku tersenyum
ketika dia masuk kembali aku senang
aku mencoba tersenyum dan dia membalasnya
aku duduk di belakang sebelah kanan
dan dia di depan sebelah kiri
aku selalu memperhatikannya ketika sedang mencatat
entah mengapa selalu berpas-pasan dengannya
aku menatapnya dan dia menatapku
terkejut jantung ini berdetak kencang
aku malu dan menundukan kepala
berusaha untuk tidak melihatnya lagi
namun mata ini selalu terarah menuju kepadanya
menanggung malu tetap saja tak jera
aku senang menyukaimu
karna kamu membuat aku menjadi semangat
aku harap nantinya ada laki-laki yang sepertimu
yang tampan, baik serta ceria dan bisa menjadi penyemangatku :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar