Rabu, 09 Mei 2012

Putih Abu-abu yang Memudar

Di awal tahun ajaran baru terbuka lebar gerbang hijau yang disambut oleh air mancur dan para penjaganya yang selalu siap siaga..
Sejenak gedung ini mengalihkan pandanganku, begitu luas, besar, megah dan kokoh
Perlahan melangkahkan kaki menebar senyuman termanis, penampilan terapih dan berharap menjadi yang terbaik
Ku tengok ke kanan dan ke kiri, Ya ! semuanya putih abu-abu, semuanya baru, tas, baju, kerudung, sepatu bahkan alat tulis pun baru
Ku duduki kursi baruku tepat di paling depan sebelah kiri dengan teman baru ku Arni maharani, terpikir aku membencinya karna dia hanya diam dan membosankan.. tapi ternyata dia lebih mengasyikan dari yg aku pikir
Terlihat dua laki-laki duduk di belakangku Muhammad yusuf dan temannya Mochamad nurbaitullah yg sungguh garing se garing-garingnya
Hari demi hari berjalan kita semua pun mulai berkenalan, menyebutkan nama dan ingin tau semuanya hingga terbiasa dan menjadi teman bahkan sahabat baru
Tersadar sejenak bahwa ternyata Zurnita dan Diah ayu adalah teman SD ku , Ya ! dunia sempit sekali
Ada yg lucu, ada yang manis, ada yang cantik, ada yang hitam dan bahkan ada pula yang cepat naik tikam
Menghafalkan guru baru, bertanya hal baru, membuka lembaran baru untuk mencatat materi yg baru
Ela, Arni, Yuni, Tika, Milah, dan Wiwin adalah teman terbaru dan teman yg awalnya sangat akrab denganku
Tertawa bersama, melakukan hal yang bodoh pun bersama
Menjelang setahun telah berlalu mau tidak mau harus melaksanakan syarat dari sekolah, yaitu PKL (Praktek Kerja Lapangan)
Aku, Tika, Milah, Ai, dan Catur adalah 5 serangkai dari beberapa anak-anak yg PKL di sekolah karna perintah tuan besar yang maha agung Ade Hermawan Zulkarnaen S.kom (kajur)
Terlihat tampang polos nan bodoh karna ini adalah awal kita PKL, selalu menyusu dan minta disuapin
Tidak akan beranjak bekerja klo tidak di suruh sampai kita (aku, ai dan catur) kabur ke LAB ujung sarang dari (tika dan milah)
Di awal dia menjanjikan makan, dan uang kerja namunnnn.. manaaaa? apaaa?? yg kita dapat hanya bau besi, dan aroma tidak sedap dari gudang yang kita bersihkan
Teringat betapa lelahnya tika, milah, catur dan ai ketika mereka bergegas untuk kesekolah tatkala mendapat info bahwa sekolah kena banjir dan banyak sekali puluhan PC baru yang terendam, saat itu aku tidak ada disana karna aku pergi
Terlepas dari itu semua aku selalu menghindar ketika (jibang) mendekatiku, keterlaluan sekali dia, sudah beristri tetap saja genit melobi para remaja
Bersyukur 3 bulan berlalu dan masa PKL sudah tiada dan semua berkumpul kembali seperti semula, bercerita dari A sampai Z tentang masa PKL masing-masing
2 tahun berjalan dengan cepat sekali, kini aku dan teman-teman merubah gelarnya menjadi ANAK KELAS 3 SMK 
Suatu gelar yang sangat luar biasa karna di masa gelar ini lah kita memang beranjak dewasa
Semua berubah, semua indah, semua memusingkan, semua membosankan, semua menyebalkan, semua menyedihkan, semua menyenangkan, semua mengasyikan , semua semua semua semua dan semua.... aku rindu kalian semua
3 tahun kita bersama, bercerita, tertawa, bertingkah bodoh, garing-menggaring, berfoto ria, bertengkar, beda pendapat dan kadang emosi naik turun. aku tak perduli sekali pun kita sering melakukan hal yang konyol , karna suatu saat kita pasti tidak akan bisa seperti ini lagi..
Karna ego ku, emosi ku, kelakuan ku, dan sifat ku , aku telah melakukan kesalahan terbesar dalam hidup ku di masa SMK ini, yaitu bertengkar dengan teman2 ku yang sebenarnya dan seharusnya aku tidak melakukan itu..
Detik, jam, hari, dan tahun berlalu.. kini kita semua tiba pada akhir dari masa Putih Abu-abu..
Sekarang sadarkah kalian bahwa Putih Abu-abu mulai memudar.. tidak bersinar seperti dulu ketika pertama kali kita mengenalnya dan membuat banyak cerita serta kenangan di dalamnya..
YA ! Putih Abu-abu memang memudar, ku rasa dia sudah lelah karna kita terlalu banyak menyimpan cerita, tawa, canda, dan apapun itu.
Pagi hari di tanggal 7 mei 2012 adalah awal dari perpisahan.. aku diantar oleh kakak2an ku ke sekolah untuk perpisahan
Bus 8 adalah bus terdahsyat ! tawa, canda yang di lontarkan secara spontanitas oleh para guru turut mengukir cerita masa SMK ini belum lagi tingkah konyol para tman2 yg ikut bercanda bersama di dalam bus
Sampailah di Sari Ater, wisata air panas.. aku berjalan loyo karna mungkin rasa lelah mulai merasuki tubuhku.. dinginnya mulai menghancurkan semua konsentrasiku, aku berjalan bak orang yang sedang mabuk berat. bicara pun jadi tak jelas
Berendam air panas, bodohnya semua pakaian ada di dalam bus dan tak ada 1 pun dari teman2 sejalanku yang membawanya, terpaksa kita hanya mencelupkan seperempat dari kaki kedalam kolam.. hangatnya.... mengembalikan semua konsentrasiku
yaa ! lalu bus melaju ke HOTEL tempat peristirahatanku
Pas udah dapet no.kamar aku dan teman2 langsung bergegas menuju ke kamar itu dan mengambil posisi.
Berhubung kamar mandi cuma 1 mau gak mau harus bergiliran, aku dan teman2 ku bergambreng supaya adil. dan WASIALnya aku kedapetan terakhir mandi
Galau pun tiba-tiba menghampiri antara keramas dan tidak keramas karna waktu yang sangat mepet
Karna ini acara Formal dan sangat tidak mungkin buat ku untuk selalu menggaruk2 kepala di saat acaranya berlangsung, aku pun memutuskan untuk KERAMAS !
Ya ! baru keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah adanya pengumuman bahwa harus ke bawah dengan pakaian batik rapih untuk makan malam sekaligus melangsungkan acara pelepasannya
Dengan sigap dan grubak grubuk aku dan teman2 mengeluarkan jrus terjitu
Berganti baju dengan cepat, dadan dengan kilat, dan turun kebawah serta makan seperti geledek :D kwkwk
Acara di mulai, air mata tak bisa tertahan ketika paduan suara sekolah menyanyikan lagu PETERPAN - TENTANG KITA ..
Semua sesak di dada terungkap sudah dengan berlinang derasnya air mata.. perih, sedih, dan sangat kecewa ketika tersadar bahwa ini adalah perpisahan kita..

Sesudah itu aku dan teman2 kembali ke kamar 319 , lalu tiba-tiba dewi sakit kejang2 gitu deh meriang, trus ela nangis katanya Bla bla bla
Lalu kita pun berkumpul di kamarnya amel, menghitung kado-kado yg ingin di tukar
Lagi-lagi batal karna dewi sakit dan gak mungkin kita seneng2 , seru2 tukeran kado saat dia sakit kan?
Trus kita ganti baju dan buat rencana baru yaitu pergi keluar hotel buat beli bakso..
Panasnya kuah bakso ku hiraukan sangking dinginnya udara disana, dalam sekejap bakso itu hilang tertelan kedalam perut dan pedas serta haus pun menerjang
Aku , ela, widi, arni dan mpi melanjutkan perjalanan untuk mencari tongkrongan dan membeli minuman
Ketemulah tempat itu, strategis sekali di pinggir jalan dan dekat dari hotel, sangking strategisnya banyak sekali guru yang lewat dan ada kepala sekolah juga yang lewat di saat ela, widi, dan mpi menghisap sesuatu yang disebut dengan rokok
Kelimpungannya mereka sergap menyembunyikan batang itu dan berpura2 bak menjadi seorang artis sinetron tak lupa dengan senyuman tanpa dosanya
Sepulang dari tempat itu ela nongkrong di sebuah kamar yang isinya laki2 semua, aku tak sadar dan tak menghiraukannya karna lelah, namun teman ku peduli dan menghampirinya berniat untuk memberi tahu kalau itu tidak baik
Tapi ela salah tanggap dan terjadilah pertengkaran di dalam kamar antara ela dan tika.. berawal bacotan pedih dan berakhir candaan hahaha
Lucu sekali kita bercanda , mengingat perkataan ela (eh liat nih gw salto) OMG.. mengocok perut hingga tak mampu untuk bernafas
Seketika yuni mematikan TV yang sedang ku tonton lalu aku mengerjainya, setelah itu aku bercermin dan tersadar bahwa pintu kamar mandi terbuka sendiri
Serontak aku naik ketas tempat tidur dan menutupi seluruh badan hingga wajah sambil beristigfar karna aku takut
Lalu entah mengapa semakin heboh dan ela berteriak untuk membuka pintu yang terkunci, ya ! aku pun membuka pintu itu teman2 keluar sambil berteriak gak jelas
Teriakan itu jelas sekali mencuri semua perhatian para penghuni kamar yang lain hingga mereka keluar semua dan memeriksa apa yang terjadi
Anehnya si tika menangis sangking takutnya, dia bilang kalau dia melihat sosok putih di balik kaca, setelah di telaah lagi ternyata sosok putih itu adalah sebuah lampu yang bersinar..
hahaha
Setelah kejadian itu semuanya kembali seperti biasa dan tidur nyenyak..
keesokan paginya air hangat tak bisa menyala, jadi 1 kamar ini tidak ada yang mandi kecuali mita
Setelah membereskan barang2 kami pun menuju bus untuk melanjutkan perjalanan yaitu ke ITB, dan membeli oleh-oleh ..
setelah itu semua sepi.. sunyi dan hampa di dalam bus.. terlihat wajah2 lelah ingin pulang namun ada sedikit kekecewaan karna perpisahan.


PUTIH ABU-ABU MEMUDAR MENINGGALKAN LEBIH DARI SEJUTA KENANGAN



Tidak ada komentar:

Posting Komentar