Minggu, 06 November 2011

PROPOSAL PROJECT WORK TKJ WIRELESS DAN BLOCKING WEB


1.       LATAR BELAKANG
Dengan semakin berkembangnya Teknologi Informasi dan semakin meningkatnya kebutuhan komunikasi global, sehingga diperlukan pengetahuan tentang teknologi Informasi itu. Komunikasi data, dalam hal ini komunikasi data online tentunya sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Perusahaan atau organisasi sangat membutuhkan suatu sarana yang dapat membantu dalam berkomunikasi antara satu dengan lainnya, maka dari itu dibutuhkan teknologi komunikasi data agar satu sama lain dapat saling berhubungan guna menjalankan dan mengembangkan usahanya.
Untuk lebih meringankan biaya pengadaan Wireless maka suatu Jaringan dapat dibangun dari berbagai jenis alat dan bahan yang biasa kita jumpai pada kehidupan sehari-hari dengan menggunakan operating sistem yang tertentu sehingga biaya yang digunakan untuk membangun suatu jaringan luas bisa lebih ringan.

2.       KEUNGGULAN DAN FUNGSI PRODUK/JASA
Adapun keunggulan dan fungsi produk dari system wireless LAN dan Blocking Internet yang di gunakan untuk menghubungkan suatu computer dan mengatur hal apa saja yang bisa di akses olah komputer yang di gunakan ke jaringan internet antara lain sebagai berikut:
A.      KEUNGGULAN PRODUK
Pada masa sekarang ini teknologi Wireless berkembang semakin pesat. Perhatikan saja, teknologi Wireless sudah semakin banyak digunakan dalam telekomunikasi. Telepon genggam yang menggunakan satelit, internet, Wireless LAN memanfaatkan teknologi ini.
Ada beberapa keunggulan dari system jaringan wireless antara lain adalah:
• Mobilitas
– Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real-time kepada pengguna jaringan di mana saja selama berada dalam batas aksesnya.

• Kecepatan Instalasi
– Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung.

• Fleksibilitas tempat
– Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksibel terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel.

• Pengurangan Anggaran Biaya
– Bila terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal pada jaringan nirkabel ini lebih besar biayanya daripada jaringan kabel. Biaya instalasi dapat diperkecil karena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaan pun lebih murah.

• Kemampuan Jangkauan
– Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer-to-peer untuk jumlah pengguna yang sedikit menjadi jaringan infrastuktur yang lebih banyak. Bahkan, bisa mencapai ribuan pengguna yang dapat menjelajah dengan jangkauan yang luas.


A.      Kekurangan WLAN

· Delay yang besar
· Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan)
· Adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi.
· Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien).
· Keamanan / kerahasian data kurang terjamin

B.      Cara Kerja Wirelles

 Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagaimana cara kerja Jaringan Wireless
Di awal telah dijelaskan bahwa untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga komponen dibutuhkan, yaitu:

1. Sinyal Radio (Radio Signal).
2. Format Data (Data Format).
3. Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).

 Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7 Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:

1. Physical Layer (Lapisan Fisik)
2. Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
3. Network Layer (Lapisan Jaringan)
4. Transport Layer (Lapisan Transport)
5. Session Layer (Lapisan Sesi)
6. Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
7. Application Layer (Lapisan Aplikasi)

 Masing-masing dari ketiga komponen yang telah disebutkan di atas berada dalam lapisan yang berbeda-beda. Mereka bekerja dan mengontrol lapisan yang berbeda.

C.      Hardware Pendukung Wireless

Perkembangan teknologi jaringan maupun internet kini semakin pesat. Hampir semua area perkantoran, tempat-tempat umum maupun perumahan menggunakan teknologi wireless pada jaringannya. Jika kita memiliki jaringan internet dirumah atau kantor anda tentu akan sangat rumit instalasinya jika menggunakan kabel UTP sebagai media penghubung.

Kini sudah ada teknologi tanpa kabel (wireless) sebagai sarana penghubung. Namun bagaimana jika kita mempunyai PC/notebook yang tidak memiliki perangkat wireless dan lokasi yang berbeda ruang dalam satu gedung? TP-Link TL-WN422G USB wireless memberikan solusi untuk anda yang ingin menggunakan wifi pada PC/notebook anda.

Tp-Link TL-WN422G merupakan sebuah dongle USB yang berfungsi sebagai penangkap sinyal wireless maupun access point. Produk ini memberikan kemampuan yang fleksibel dan kemudahan dalam proses instalasi kepada perangkat komputer anda. Untuk pertama kali penggunaan anda cukup menghubungkannya dengan komputer kemudian melakukan instalasi driver dan software yang disertakan melalui CD pada paket penjualannya. Untuk selanjutnya anda hanya cukup menghubungkannya secara plug and play.

Software untility yang disertakan tergolong mudah dalam penggunaan dan konfigurasi. Jika anda menggunakannya sebagai penerima wireless ketika USB dongle dihubungkan ke komputer, secara otomatis akan mencari sinyal wireless disekitar area anda berada dan ketika anda menemukan dan menghubungkannya. Anda pun dapat menyimpan profilnya sehingga ketika anda menghidupkan komputer maka secara otomatis akan kembali terhubung dengan jaringan yang telah disimpan tadi.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, produk ini juga dapat berfungsi sebagai pemancar sinyal wireless (access point). Bagaimana dengan tingkat keamanannya? Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, dikarenakan pada softwarenya juga menyediakan fitur proteksi WPA/WPA2 yang mana memberikan keamanan terhadap jaringan wireless anda. Dengan WPA/WPA2 encryption anda dapat mengkonfigurasi jaringan wireless anda dengan menggunakan password “”"SSID” ” ” ketika melakukan akses terhadap jaringan wireless anda.
Berbalut warna putih mengkilap dengan kombinasi warna hitam berbentuk seperti flash disk dengan desain minimalis dan tipis serta ringan membuat mudah dalam bekerja dengan komputer maupun membawanya. Pada paket penjualannya disertakan wireless antena 4 dBi detachable yang mana dapat dilepas dan diganti dengan High Gain external antenna dengan kemampuan performa menangkap sinyal wireless lebih baik dan kuat dibandingkan internal antenna. Hal ini dapat memudahkan anda untuk menangkap maupun memancarkan wireless dengan jangkauan lebih luas. Bahkan memungkinkan anda menangkap sinyal dari lantai yang berbeda secara vertikal. Selain itu produk ini juga mendukung tipe frekuensi wireless IEEE 802.11 b/g

1.       PROSES PRODUKSI (SISTEMATIKA KERJA)
KETSA/ GAMBAR KERJA


BAHAN

ALAT
 
No
Nama alat
spesifikasi
satuan
Pemilik
1
Komputer server
J  Prosessor Intel Pentium IV
3.00 G.Hz
J  Motherboard ASUS P5PE-VM
J  Harddisk SATA Seagate 80 Gb
J  VGA Card Onboard Intel 82865 G Graphics Controller
J  LAN Card 1 Onboard Marvell Yukon 88E8001/8003/8010
J  LAN Card 2 3Com Etherlink XL 10/100 PCI (GC905-TX)
J  CD-ROM Samsung 52x
J  Power Supply ATX
J  Memory DDR 256Mb
J  Monitor LG (Crt)
J  Mouse Logitech Port PS/2
J  Keyboard Logitech Port PS/2
1 Unit
Sekolah
2
Komputer client
{  Asus P4VP-MX
{  P4 2,4 GHz
{  Hardisk seagete 40 GB
{  DDR 256 Mb PC 2700
{   VGA Nvidia G-force 64MB
{  WLan card Dlink
{   Keyboard &mouse
{   CD rom 52Xsamsung
{  Monitor 15” LG
1 unit
sekolah
3
Model Adsl
Prolink Hurricane 9200P
1 unit
Sekolah
4
Acces point
Linksys WAP54G 802.11g
1 buah
Sekolah
5
Wireless lan
Linksys WMP300N
1 buah
Sekolah
6
Lan tester
D-Link
1 buah
Sekolah
7
Crimping tool
Standard
1 buah
sekolah
8
Tool set
Obeng (-) , Obeng(+) , Tang potong , Tang jepit , Pin set
1 set
sekolah
9
Stabilizer
Abo ATK 450 Watt
1 buah
Sekolah



a. Langkah Pembuatan Jaringan dengan PC Router menggunakan OS Win 98

1. Pembuatan / Perencanaan Topologi
2. Penentuan Operating Sistem
3. Instalasi Operating Sistem
4. Konfigurasi Router dan Routing
5. Pengujian Alat

b. Instalasi Pengkabelan dan Perangkat Pendukung Jaringan

1. Mempersiapkan pengkabelan jaringan, Sesuai dengan jumlah komputer dalam Jaringan.
2. Memasang Switch, sehingga siap digunakan.

c. Perakitan, Instalasi dan Konfigurasi PC Router

1. Membuat daftar kebutuhan
2. Menyiapkan buku manual
3. Membuat langkah-langkah prosedur perakitan
4. Memilih komponen PC
5. Merakit komponen PC, pasang dua buah NIC.
6. Mengecek perakitan PC
7. Menghidupkan PC
8. Memilih CD sistem Operasi (Win 98)
9. Meng-install sistem operasi jaringan PC, dalam hal ini Windows 98
10. Meng-install software driver untuk komponen PC (VGA, Sound Card, NIC)
11. Koneksikan komputer ke dalam jaringan
12. Men-setting NIC (penomoran IP Addres) sesuai dengan IP pada tiap segmen yang telah ditentukan.
13. Meng-konfigurasi jaringan di PC Router.
14. Merapikan (Finishing)
15. Pengujian fungsi jaringan (sistem koneksi) dan sharing perangkat keras, data, dan perangkat lunak.
16. Pengujian fungsi kerja PC Router.

d. Instalasi PC Client 1

1. Membuat daftar kebutuhan
2. Menyiapkan buku manual
3. Meng-install Sistem Operasi Windows XP
4. Meng-install software driver untuk komponen PC (VGA, Sound Card, NIC)
5. Koneksikan komputer client ke dalam jaringan
6. Men-setting NIC (penomoran IP Addres dan sharing)
7. Merapikan (Finishing)
8. Pengujian Client (sistem koneksi dengan client lain atau server)
9. Pengujian fungsi client di jaringan, yang meliputi DNS, WEB, dan Internet

e. Langkah Kerja

- Instalasi PC dan pheriferal untuk mesin Router
- Instalasi OS Win 98
- Ikuti langkah instalasi OS sampai selesai
- Setting IP Address
- Berikan IP Address pada PC untuk bisa setting Router selanjutnya
- Pilih Intenet Setup lalu setting LAN, WAN dan SSID

Untuk Pengujian

- Koneksikan setiap NIC dengan masing-masing Networknya
- Lakukan pengujian (ping) dari workstation ke gatewaynya ( router )
- Lakukan pengujian (ping) antar network yang digabungakan oleh router

Pengujian :

Dari workstation lakukan pengujian (ping) ke ;
1. IP Workstation : 192.168.0.2 ( Semau Kamu )
2. IP GW LAN : 192.168.0.1 ( Semau Kamu )
3. IP Router : 202.155.10.2 ( Semau Kamu )
4. IP ISP : 202.155.10.1 ( Semau Kamu )
5. Salah satu host internet (misalnya : mail.yahoo.com)

 Rencana Anggaran Biaya


No
Nama Bahan
Spesifikasi
Jumlah
Harga Satuan
Jumlah
 1.
 Kabel UTP Belden
 Category 5
 
10 meter
 Rp 2.500,-
 Rp. 25.000,-
 2.
 Konektor RJ 45
Merk AMP 
6 buah 
Rp 2.000,- 
 Rp. 12.000,-
 3.
 Floppy Disk
 3.5 1.44 MB
 4 buah
 Rp 5.000,-
 Rp. 20.000,-
 4.
 CD Backup

  5 buah  
  Rp 3.000,-
  Rp. 15.000,-
5.   
  Isolasi
   
  1 buah
  Rp 1.000,-
   Rp. 1.000,-


Bila Alat akan dibeli olah peserta uji maka anggaran biaya ditambah tabel berikut

No.
Nama Alat
Spesifikasi
Jumlah
Harga Satuan
Jumlah
1
Komputer Router
PI, 64M
1 buah
Rp400.000,
Rp400.000,-
2
Komputer Client
P3,128M
1 buah
Rp1.000.000,
Rp1.000.000,-
3
Komputer Sever
P2,64M
1 buah
Rp600.000,-
Rp600.000,-
4
CD Operating Sistem
Windows
1 buah
Rp400.000,-
Rp400.000,-





Upah Kerja

1. Pemasangan pengkabelan jaringan per node @ Rp. 25.000 Rp. 100.000,-
2. Perakitan dan Instalasi Sistem Operasi @ Rp.25.000 Rp. 200.000,-
3. Konfigurasi Server Rp. 300.000,-
4. Konfigurasi PC Router Rp. 100.000,-
5. Pengujian Jaringan Rp. 150.000,-
6. Kebutuhan Biaya seluruhnya Rp. 923.000,-
7. Pajak 10% Rp. 77.300,-
8. Kebutuhan Biaya dengan Pajak Rp. 1.000.300,-


1.        SASARAN PASAR/PENGGUNA


1. Vendor Komputer
2. ISP
3. Perusahaan komersial
4. Organisasi
5. Lembaga Pendidikan
6. Lembaga Pemerintahan

Jadwal pelaksanaan

Keterangan : dapat dimulai minggu ke 4 Desember 2008 dan harus selesai sebelum minggu ke 2 bulan Januari 2011

1 komentar: